Senin, 11 September 2023

Refleksi Kritis serta Harapan Sang Guru Matematika

 Bapak Ibu guru secara umum mengetahui tentang pemikiran Ki Hajar Dewantara mengenai pendidikan dan pengajaran dan sebagian besar telah melaksanakannya di dalam kelas meski belum optimal. Menurut Ki Hajar Dewantara pengajaran adalah bagian dari pendidikan. Dimana pengajaran itu adalah proses dari pendidikan dalam memberi ilmu atau faedah untuk kecakapan hidup anak secara lahir dan batin. Sedangkan Pendidikan memberi tuntunan terhadap segala kekuatan kodrat yang dimiliki anak agar ia mampu mencapai keselamatan dan kebahagiaan yang setinggi-tingginya baik sebagai seorang manusia maupun sebagai anggota masyarakat.  Relevansi pemikiran Ki Hajar Dewantara dengan konteks pendidikan Indonesia saat ini adalah bagaimana zaman membutuhkan karakter seseorang yang beradab baru kemudian ilmu, bagaimana dunia kerja menuntut seseorang memiliki keterampilan dan cakap pada bidang tertentu. Hal ini menjadikan Bapak Ibu guru di sekolah harus piawai dalam memberikan pengajaran kepada peserta didik sesuai dengan minat dan bakatnya tanpa harus memaksakan seorang peserta didik untuk mencapai kemampuan dan keterampilan maksimal untuk semua mata pelajaran. Di SMA Negeri 2 Sijunjung beberapa peserta didik menunjukkan memiliki minat dan bakat untuk hampir ke semua bidang mata pelajaran. Namun banyak diantara peserta didik menunjukkan minat dan bakat itu ditujukan ke beberapa bidang mata pelajaran saja dengan beberapa faktor penyebab baik yang bersifat eksternal maupun internal. Menilik kembali tujuan pendidikan yang disampaikan oleh Ki Hajar Dewantara adalah menuntun segala kodrat yang ada pada peserta didik agar mereka dapat mencapai keselamatan dan kebahagiaan yang setinggi-tingginya baik sebagai manusia maupun sebagai anggota masyarakat. Sebagai seorang guru matematika saya belajar dari waktu ke waktu menjadi lebih baik. Belajar terus untuk memahami dan mampu melaksanakan hakikat pendidikan dan pengajaran di sekolah sesuai dengan pemikiran Ki Hajar Dewantara. Dalam pelaksanaanya, guru di SMA Negeri 2 Sijunjung telah diberikan kemerdekaan dalam melaksanakan tugas dan perannya sebagai seorang guru, tinggal bagaimana guru memanfaatkan kesempatan tersebut dengan baik. 

Harapan saya setelah membaca dan memahami modul ini semoga saya bisa menjadi guru matematika yang memiliki segala kompetensi yang dibutuhkan sebagai seorang pengajar dan pendidik sehingga peserta didik saya mau bersemangat belajar matematika dengan perasaan bahagia. Saya berharap kegiatan ini berjalan dengan lancar dan fokus untuk mencapai tujuannya. Materi yang diberikan dapat diterima dengan baik oleh para Calon Guru Penggerak dan di aplikasikan di sekolah masing-masing sehingga merasakan manfaat utama dari pelatihan ini yaitu tergerak, bergerak dan menggerakkan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 My Story about my study.. BAB 1 na, ada revisi, tapi belum na revisi, na butuh aura mistis perpustakaan dalam mengetik tesis.. BAB 2 na sud...